thumbnail

On June 08, 2017 with No comments



Kabar seorang kakek penjual pisang yang terkena tipu dan viral di sejumlah sosial media pada Selasa (06/06/2017) lalu ternyata menyentuh seorang pejabat setempat. 

Kakek Suratman berusia 94 tahun yang kesehariannya berjuang mati-matian untuk terus menyambung hidup dengan berdagang pisang keliling kampung, mengalami kejadian nahas. Dirinya menjadi korban perampokan dan kehilangan uang Rp 1,1 juta.

Mendengar kisah salah satu warganya viral di sosial media, Gubernur Jambi, Zumi Zola didampingi beberapa staf dan ajudan, Rabu siang (7/06/2017) kemarin langsung mendatangi rumah kakek Suratman yang berada di Jalan Bangka, RT 14, Kelurahan Kebun Handil, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi.

Zumi Zola sudah mendengar semua cerita dari Kakek Suratman tentang peristiwa tersebut. 

"Kakek Suratman tadi sudah menceritakan semua yang dialaminya, bahwa uang hasil jualan pisang yang hilang rencananya digunakan untuk membayar kursi yang telah dipesan," ujar Zumi Zola.

Menurut Zola, kejadian yang menimpa Suratman menjadi pelajaranke pada masyarakat agar lebih peduli dengan sesama. Terutama, kepada mereka yang kondisi ekonominya sulit.

Zumi Zola pun memberikan bantuan senilai Rp 5 juta kepada kakek Suratman untuk membantu melunasi kursi yang sudah dipesan.  Tidak hanya itu saja, Zola juga memborong semua dagangan pisang kakek Suratman yang ada di gerobak.

"Ini semua pisang kakek saya beli semua. Ini saya beli Rp 500 ribu. Sisanya bisa buat persiapan Lebaran karena Kakek Suratman memiliki banyak cucu dan buyut," ucap Zumi Zola.

Kisah Kakek Suratman viral pasca videonya diunggah pemilik akun Facebook TommyReza Chokolatoz. Dalam video berdurasi sekitar empat menit itu, Kakek Suratman terlihat panik dan berteriak habis kerampokan. Dalam keterangan video yang ditulis, dijelaskan kronologi kejadiannya. 

"Bapak penjual pisang keliling ini baru saja dirampok uangnya sekitar Rp1,1 jt. kronologi perampok tersebut meminta bapak(penjual pisang) masuk ke dalam mobil, dengan alasan mau membeli se sisir pisang.. .. katanya malu membeli pisang di bulan puasa, jadi si bapak di minta masuk kedalam mobil, dengan maksud transaksi di dalam mobil saja.... bapak yang semangat bahwa dagangannya laku, mengikuti permintaan nya... sesampai di dalam si bapak di beri 15rb (harga pisang yang di beli) namun saat mau turun dari mobil, pintunya di kunci oleh pengendara trsebut dan di sana mereka mengerogoti kantong si bapak.

penjelasan si bapak ada 3 orang di dlm mobil, dengan ciri mobil avanza/inova warna cream,

padahal uang tersebut di bawak bapak itu untuk menyetor ke toko kursi, karena dia memesan kursi buat ikut lebaran...." 
tulis sang pengunggah

Kejadian ini dibenarkan oleh Kapolsek Kotabaru, AKP Hendra Manurung. Usai memonitor media sosial, Hendra beserta jajarannya langsung menuju TKP dan mencari rumah sang Kakek Suratman. Kepada AKP Hendra, sang kakek justru enggan membuat laporan resmi kepada polisi dan mengaku ikhlas atas peristiwa perampokan yang dialaminya.

Alasannya, uang tabungannya yang hilang itu sudah diganti oleh warga yang simpati. Sejumlah warga sudah membelikan kursi yang dipesan Kakek Suratman untuk persiapan Lebaran.

"Karena ini di wilayah hukum saya dan tidak ada laporan, saya mengambil kebijakan tetap menyelidiki kasus ini agar tidak terulang di kemudian hari. Sejumlah saksi akan dimintai keterangan," ujar Hendra.

thumbnail

On June 05, 2017 with No comments



Kapolres Cianjur, Jawa Barat AKBP Asep Guntur Rahayu benar-benar bergetar hati dan pikirannya begitu mendapat informasi ada warga Cianjur yang anaknya kelaparan sementara ibunya tak punya makanan apapun. Ibu tersebut kemudian merebus batu hingga sang anak mengantuk dan akhirnya tertidur.

"Kisah itu disampaikan melalui rekan saya, saya terlonjak tak percaya. Rekan saya itu bilang jika suatu malam ada anak tetangganya yang kelaparan kemudian sang anak merengek minta makan. Ketika rekan saya datang sambil bawa makanan ternyata si anak yang merengek-rengek itu sudah tidur, ketika dilihat lebih jelas oleh rekan saya itu ternyata ibunya lagi pura-pura masak makanan yang direbus padahal makanan itu cuma batu biasa. Biar dikira masak makanan," cerita AKBP Guntur, dikutip dari Detik.

Ibu yang memasak batu untuk mengalihkan pikiran si anak yang merengek karena lapar itu adalah Iyah (usia 33 tahun), istri dari Andun Suherman (usia 45 tahun) warga Kampung Bolenglang RT 01/10, Desa Sukasari, Kecamatan Cilaku. Kisah itu mengantarkan Kapolres Cianjur untuk mengulurkan tangannya dan membantu Pak Andun untuk memiliki rumah layak huni. Meski bukan ranah dan tanggung jawab pihak kepolisian, tak menyurutkan Guntur bergerak menghimpun donatur dari beberapa lembaga. (wajibbaca.com)
thumbnail

On June 04, 2017 with 1 comment

Brida Husein berdinas di Biro SDM Polda Sumatera Selatan. Husein direkrut pihak Polri tahun 2014 yang lalu. Ia direkrut menjadi bagian dari Polri saat berada di semester dua jurusan Akuntasi, Universitas Sriwijaya.
Putra bungsu dari tiga bersaudara pasangan Samsudin (alm) dan juga Irma Suryani ini bisa dibilang cukup beruntung. Ia didapuk menjadi anggoa Polri lantaran hafal 30 juz Alquran. Padahal, Universitas Sriwijaya Husein juga mendapatkan beasiswa alasan yang sama, hafal Alquran. Namun, ia lebih memilih untuk menjadi aparat negara.
“Alhamdulillah berkat hafal Alquran banyak kemudahan yang diberikan Allah, kuliah dapat mahasiswa dan dipermudah masuk polisi,” papar Husein pada Jumat (2/6/2017) seperti yang tertera di medeka.com
Dan selama kurang lebih tiga tahun menjadi anggota polri, pria kelahiran 2 Januari 1995 itu mengaku tidak pernah terlibat kesalahan atau pelanggaran kode etik dan disiplin keanggotaan. Bahkan, meski berpangkat rendah, dirinya dihormati dan disegani oleh teman dan juga atasan di tempat kerjanya.
“Bukan mau dihormati, tapi begitulah kenyataannya. Yang tahu segan, tidak berani ngajak macam-macam. Itu karena Alquran,” paparnya.
Bripda Husein lalu bercerita jika dirinya sudah mengerti Alquran sejak kecil lantaran ia berasal dari keluarga yang cukup agamis. Lama-lama ia memutuskan untuk menghafal Alquran di Ponpes Jamiatul Qura Palembang saat dirinya masih duduk di bangku kelas 1 MTs (setara SMP).
Setelah enam tahun menghafal Alquran, di kelas III Aliah (setara SMA) dirinya berhasil merampungkannya dan hafal 30 juz Alquran. Dia menamatkan itu bersama dengan santri lainnya. Ia juga mendapatkan kesenangan menghafal Alquran lantaran neneknya dahulu juga qariah, waktu kecil Husein disuruh untuk menghafalkan surat-surat pendek.
Menjadi anggota polri tentu saja membuatnya sangat sibuk. Meski begitu, agar hafalannya tiak luntur atau hilang, Husein selalu meluangkan waktu istirahatnya untuk mengulang dan mengaji di masjid. Dan itu cara agar hafalannya terus terjaga.
Sumber : suratkabar.id
thumbnail

On June 01, 2017 with No comments

Seorang sahabat, apalagi yang baik tentunya kita juga akan membalas kebaikan pula kepadanya. Tetapi kebaikan itu bukan hanya untuk kepentingan pribadi saja, contohnya dalam kisah ini. Semoga bermanfaat.


~Kisah Polisi yang Menilang Sahabatnya~

Priiiiit..Prittttt..
"Tolong tunjukkan SIM nya!" Kata polisi. Dengan wajah kesal si pengemudi berkata "Maaf Pak, saya tahu salah menerobos lampu merah, tapi tolong Pak jangan ditilang, saya buru-buru karena anak saya ulang tahun".

Sambil cemas pengemudi yang bernama Ari itu menatapi wajah polisi tersebut, yang ternyata adalah teman semasa SMA.

"Lho .. kau kan Tono, kita teman SMA dulu!" Sambut Ari dengan nada lega.

Namun Tono si Polisi tersebut hanya senyum sambil tetap bersikukuh meminta SIM nya Ari.

Dengan wajah kecewa Ari pun memberikan SIM nya kemudian lagsung masuk ke dalam mobilnya serta menutup kaca pintunya rapat-rapat. Sementara itu Tono menulis sesuatu di kertas tilangnya.

Beberapa saat kemudian, Tono mengetuk kaca pintu mobil Ari.

Sambil memandangi wajah Tono penuh kecewa, Ari pun membuka kaca pintu mobilnya hanya sedikit aja, dengan maksud hanya cukup untuk selipkan kertas tilang aja.

Tono pun memberikan kertas lewat kaca yang terbuka hanya sekitar 2 cm itu lalu pergi tanpa kata. Sambil menggerutu kesal, Ari membuka kertas tersebut, tapi..."Hei, apa ini? Kenapa SIM saya dikembalikan? Ini kertas apa?" Gumam Ari.

Segera Ari membuka kertas pemberian Tono tersebut dan ternyata Tono tidak menilangnya, tapi justru menulis surat yang isinya :
"Hai Ari, kau tahu nggak, dulu saya punya anak satu-satunya yang meninggal ditabrak oleh penerobos lampu merah.
Pengemudinya dihukum 3 bulan. Setelah bebas ia dapat berkumpul dan memeluk anaknya lagi.
Sementara saya...
Saya tidak dapat melihat apalagi memeluk anak saya lagi .
Beribu kali saya mencoba untuk maafkan pengemudi itu, tapi tidak bisa. Maafkan saya Ari, kau hati-hati di jalan, titip salam buat keluargamu dan selamat ulang tahun buat anakmu!."

Langsung Ari pun keluar dari mobilnya, hendak menjumpai Tono, tapi Tono sudah tidak ada di pos nya.
Sepanjang jalan mengemudi, perasaan hati Ari tak tentu, berharap kesalahannya dapat termaafkan.

Tak selamanya pengertian kita sama dengan pengertian orang lain. Terkadang suka kita, justru duka untuk orang lain. Alangkah bijak jika kita dapat mengambil sisi baiknya. Kebaikan adalah hal yang kita lakukan namun manfaatnya tak hanya untuk diri kita sendiri namun untuk sesama juga. (sm)
thumbnail

On May 24, 2017 with No comments

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj97jyJar0ZHzG2BP2fn-imH7SuUbkyqzqlYDYadWjKHUx_QJKuHTGxij3su9Nc0n5q3geDnFe233P3HY6FaI618Wa7fjtrOauk2y6NxB5ZWEIdcH1s88K6rs7mjSjRcXqZP4LRim-XdoN_/s640/blogger-image--1096801788.jpg
Sebuah kisah nyata seorang pengusaha yang sudah mempunyai banyak cabang minimarket ingin menghadiri undangan reuni dari teman-teman SMP nya. Memang rasa kangen ingin bersilaturahmi sudah kuat, karena puluhan tahun tak bertemu.

Iapun melontarkan keinginannya tersebut kepada sang istri. Namun sang istri kurang setuju. Bukan maksud untuk melarang suami bertemu teman lamanya, namun sang istri punya pengalaman pada moment-moment reuni seperti ini hanyalah untuk ajang pamer.

Tapi si suami inipun tidak percaya. Kalaupun memang demikian pasti tidak dengan teman-temannya.
Tibalah tanggal dan hari undangan reuni tersebut. Sang suamipun berangkat dengan izin istrinya, karena rasa penasaran. Iapun tak naik mobil, hanya bawa motor dan memakai kaos biasa.

Sesampai disana tak ada yang berbeda. Waktu yang begitu lama telah mempertemukan teman-teman SMP nya, dan saling mengingat masa lalu, hingga tiba-tiba saling bercerita tentang kehidupan, istri, anak dan usaha yang digeluti saat ini.

Ada yang menjadi manager di sebuah perusahaan ternama, ada yang sukses dengan bisnis warisan orang tua dan mertuanya. Dari sekian banyak yang diceritakan, pria ini merasa senang semua temannya sudah sukses. Tibalah dia ditanya, bagaimana kerja dan usaha yang ia jalani.

Iapun menjawab hanya mempunyai tempat dipinggir jalan yang ia gunakan untuk berjualan buah, dari hasilnya pun sudah cukup untuk kebutuhan hidup.

Namun apa kata temannya? "Wah, hidupmu nggak asik banget, ya...!" kata si A. Kemudian si B pun menimpali, "Tenang aja...., ini nanti kami semua yang bayar kamu nambah lagi lah, biar pernah makan enak...".

Tak sampai disitu si C berkata, "Kasihan kamu, habis ini kita karaoke, biar aku yang traktir..."

Sontak, hatinya pun pedih. Teman-temanya yang dulu sudah berubah. Iapun ingat akan nasehat istrinya. Pria inipun melanjutkan makan dan mengikuti acara demi acara reuni tersebut.

Hingga kemudian, selesailah acara tersebut. Dan akhirnya ia pamit pulang, tapi sebelum itu ia ke kasir untuk membayar semua makanan dan minuman tadi.
Teman-temanya yang pergi ke kasir heran, saat akan membayar tagihan. Kasir bilang, semua tagihan telah dilunasi pria berkaos tadi. Sontak mereka pun kaget.

Pamitlah pria ini, dan menolak untuk diajak karaoke. "Terimakasih atas pertemuannya kawan-kawan, aku pulang dulu, mungkin lain kali saja kita bertemu lagi"

"Kok, kamu bayar semua tagihan, janganlah kita kan teman, bagilah-bagilah" teman-teman saling bersautan. "Ah, nggak apa-apa, uangku masih cukup kok"

Dan akhirnya pria ini pergi dengan kesedihannya, bukan karena telah mentraktir temannya. Tapi karena harta semua temannya berubah.



thumbnail

On April 03, 2017 with No comments



Kesuksesan manusia untuk mendapatkan sesuatu terkadang timbul akibat adanya ejekan atau hinaan. Ketika seseorang dikatakan miskin, ada kalanya dia akan tergugah semangatnya untuk bekerja keras agar tak dikatai seperti itu lagi.
Scoopnest.com
Bapurao Tajne adalah laki-laki biasa yang berasal dari wilayah Maharashtra India, dia hidup bersama Istrinya. Di tempat tinggalnya terkenal dengan wilayah yang sangat kering. Dia hanyalah buruh miskin dan hanya mampu mengemis air.
Suatu ketika saat istinya sedang kehausan, istrinya berkeliling ke rumah-rumah untuk meminta air minum. Dirumah orang kaya, istri Tajne mengemis air minum, namun bukan air yang diperolehnya melainkan hinaan dan cacian. Akhirnya dia pulang kerumah dan menceritakan kejadian tersebut kepada Tajne sambil menangis.
Hati Tajne pun terpukul dan akhirnya dia memutuskan tidak akan mengemis air lagi. Tajne pun pergi ke kota terdekat, Malegaon dan membeli peralatan menggali. Tak perlu lama, satu jam setelah itu dia mulai menggali sendirian.
everylifecounts.ndtv.com
Sebelum berangkat bekerja dia mulai menggali dari pagi selama 4 jam dan 2 jam setelah bekerja selama sehari. Tajne tak punya pengetahuaan tentang membuat sumur, yang dia ketahui hanyalah mengikuti instingnya saja.
huffingtonpost.com
huffingtonpost.com
Banyak orang menganggapnya gila dan mengejeknya karena dia tidak mempunyai pengalaman menggali sumur, terlebih lagi sudah ada 3 sumur yang mengering disekitarnya.
Tajne terus menggali 6 jam sehari selama 40 hari dan akhirnya membuahkan hasil. Airpun muncul dari galian sumurnya.
www.india.com
Tajnepun tak pelit terhadap tetangganya, setelah menemukan air dia mengundang semua orang untuk minum air dari sumurnya walaupun mereka pernah mengoloknya. Istrinyapun malu pada Tajne karena juga pernah mengoloknya dan tak pernah membantunya. Sekarang, seluruh keluarganya membantunya memperdalam dan memperluas sumur.
News World India
Cerita tersebut bisa menjadi motivasi bagi kita untuk tidak mudah menyerah walupun mendapat banyak hambatan. Orang kaya dan orang miskin tetaplah sama di hadapan Sang Pencipta kita. Semoga dapat bermanfaat pelajaran tersebut dan syukuri apa yang kita peroleh.
Sumber : www.huffingtonpost.com/entry/dalit-man-bapurao-tajne-digs-well-40-days-wife-denied-water-drought_us_573223bce4b096e9f092e1d8
thumbnail

On February 15, 2017 with No comments


Selamat Datang Di Kepo Media, Kami di sini sekarang mau membahas tentang Heboh Kisah Ibu Cantik Ini Belikan Sarapan Pria Gelandangan, Saat Tiba di Rumah, Ia Kaget.Ibu Ini Belikan Sarapan Pria Gelandangan, Saat Tiba di Rumah, Ia Menyadari Kenyataan yang Membuatnya Terkejut!

Seorang ibu alami peristiwa tidak terduga pada suatu pagi.Saat ingin pergi sarapan, perempuan ini berjumpa dengan seorang gelandangan.Waktu tersebut peristiwa tidak terduga mengubah hidupnya.Casey Fischer tak cuma seorang ibu, tetapi juga seorang mahasiswi.Ia berjuang setiap hari untuk kehidupan yang lebih baik untuk dia dan anaknya.Pada suatu hari, Casey dihadapkan pada peristiwa aneh waktu ingin pergi sarapan.

Dia lihat seseorang gelandangan tengah mengumpulkan duit receh di seberang jalan, Peristiwa ini tidak sepenuhnya aneh, tetapi Casey belum pernah lihat hal seperti ini terlebih dulu.Nyatanya, Casey dan gelandangan pria itu keduanya sama menginginkan pergi ke Dunkin Donuts.Pada akhirnya, waktu berjumpa disana, Casey coba mengajak pria itu bicara.Casey terasa dianya semakin banyak bicara dari pada pria itu.

“Aku mulai begitu mengganggu serta bicara kepadanya terus-terusan, bahkan juga saat dia tampak tidak ingin bicara. ”

Casey juga pada akhirnya mengambil keputusan untuk membelikan sarapan untuk pria gelandangan itu.Tidak hingga di situ saja, Casey juga bertanya hal yang bahkan juga tidak diduga oleh pria itu.Casey ajukan pertanyaan apakan pria itu ingin duduk bersamanya.Mengagetkan, pria tuna wisma juga
 
segera terima tawaran Casey.Pada akhirnya, mereka berdua duduk berbarengan dan mengobrol semakin banyak.Casey terasa pria itu telah terasa nyaman berbicara dengannya.Dia juga mengatakan namanya, Chris, serta bahkan berbegai mengenai cerita hidupnya.

“Dia bercerita banyak hal mengenai orang-orang yang umum bersikap kasar kepadanya lantaran dia seorang gelandangan.

Chris juga menceritakan bagaimana narkoba mengubahnya jadi orang yang bahkan juga ia tidak suka, ” terang Casey.

Casey menyampaikan kalau Chris juga mengatakan kalau hidupnya tak gampang.

“Dia mengakui kehilangan sang ibu yang terkena kanker.

Dia tidak pernah tahu siapa ayahnya.Chris cuma menginginkan jadi orang yang dapat membuat ibunya bangga, ” ungkap Casey.

Casey dan Chris menggunakan saat sebagian jam untuk mengobrol.Selanjutnya, Casey mesti pergi.

“Aku mengerti kalau waktu itu saya mesti kembali pada kelas. ”

Tetapi, mendadak Chris memohon waktunya sesaat.

“Dia memohonku menanti lantaran dia menginginkan menuliskan sesuatu untukku. ”

Chris lalu memberi kertas nota dan mohon maaf atas tulisannya yang buruk.Sesudah menerimanya, Casey tidak segera membacanya.Dia cuma memberi senyuman pada Chris sebelumnya pada akhirnya pergi.Saat Casey membukanya, ia di buat kaget dengan isi tulisan Chris.Begini isi tulisan Chris :

“Aku menginginkan bunuh diri hari ini, namun karenamu saya tak jadi mengerjakannya. Terima kasih, orang baik. ”

Tindakan spontan yang Casey kerjakan nyatanya merubah hidup pria itu serta hidupnya juga.Casey tidak menganggap ia dapat sharing dengan orang yang alami luka hidup mendalam.Aksi Casey ini terang begitu memberikan inspirasi selalu untuk memperlakukan orang dengan baik.Apa anda pernah alami hal sama?
 
Cukup sikian kisah yang kami ceritkan,semoga kisah ini bisa di ambil hikmahnya.Terimakasih.Salam Kepo
thumbnail

On February 15, 2017 with No comments


Ibu merupakan seorang soso yang paling berpengaruh dan sangat penting dalam kehidupan setiap manusia. Makanya ada istilah ridhonya Allah juga merupakan ridho dari seorang ibu. Begitu juga sebaliknya, murkanya Allah merupakan murka dari seorang ibu. Sudah sepatutnya kita selalu menyayangi ibu kita di setiap hembusan nafasnya.

Jasa ibu yang begitu besar terhadap kita mulai dari mengandung, melahirkan, merawat dan mendidik kita dari janin hingga dewasa membuat kita berkewajiban untuk terus menyayanginya. Sama halnya seperti yang dilakukan seorang tentara yang satu ini.
Baru-baru ini netizen dibuat terharu oleh sebuah foto yang dikira cukup menyentuh. Seorang anggota TNI yang kita kenal memiliki perawakan garang dan siap tempur di lapangan, tetap akan tunduk kepada sang ibu tercinta, walaupun masih menggunakan seragam kebanggaannya. Ia terlihat mencium kaki ibunya dengan masih mengenakan seragam, yang sepertinya ingin berpamit menjalankan tugas negara. Terlihat dalam foto ini diambil dari sebuah rumah sederhana. Sepertinya ini rumah kediaman tentara yang berbakti tersebut.
Foto ini pertama kali diunggah oleh akun Patriot NKRI. Setelah mengunggah foto ini pada 23 Januari lalu, foto tersebut telah dibagikan kepada lebih dari 2000 pengguna FB dan di like lebih dari 5.000 kali. Netizen dibuat menangis oleh bakti seorang tentara kepada ibunya tersebut.
Semoga saja apa sang tentara bisa menjadi pelindung dan penyejuk hati ibunya selalu.

Untuk anda yang masih memiliki sosok ibu di dunia ini, sayangilah selalu ia. Untuk yang telah tiada, berdoalah semoga ia bahagia disana.
thumbnail

On January 01, 2017 with No comments


Siapa yang tak kenal dengan Denny Cagur?
Host terkenal yang juga jago melawak ini kini telah berhasil menjadi salah satu artis yang sukses dan punya nama di kalangan masyarakat Indonesia.
Denny yang baru saja melaksankan ibadah umroh bersama keluarga besarnya ini juga termasuk dalam daftar artis yang memiliki materi berlimpah.
Hal tersebut terbukti dari rumah mewah yang baru saja ditempati olehnya bersama istri dan anak.
Pada tahun 2016 lalu, Denny memang baru saja menempati rumah mewah yang berada di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Hunian Denny tersebut bahkan disebut-sebut dilengkapi dengan sejumlah fasilitas tak biasa dan jarang ditemukan di rumah-rumah artis pada umumnya.
Kediaman Denny ini bergaya modern classic yang dibangun di atas tanah seluas 1000 meter persegi.
Netizen yang menyaksikan rumah mewah Denny Cagur pun justru salut dan memberikannya pujan.
“mantap emg bg deny . tetep ga prna smbong,”
“Ini baru artist yg tidak terlalu bnyak bacot tapi terbukti keberhasilannya…. siiiipppppp, just good for you,… god bless you.”
“waaah pkonya.. kang deny rumah eah paling bagus d antra artis ” lain.g suka pamer g suka sok tau.. tau ” bikin rumah mewah bngettt.. moga tambah sukses kang amiinn,”
“rumahnya keren bangte tapi orgnn gak sombong,”

Karakter rendah hati yang dimiliki oleh Denny ini mungkin didasari oleh masa-masa sulit yang pernah ia alami.
Materi berlimpah yang dimiliki oleh Denny memang tak begitu saja ia dapatkan.
Denny ternyata harus bekerja keras dengan penuh ketekunan hingga bisa mencapai kesuksesan seperti sekarang.
Sebelum menjadi bintang, Denny pernah bekerja sebagai guru les bagi seorang anak berkebutuhan khusus.
Kala itu, Denny memiliki seorang anak didik kelas empat SD yang memiliki kekurangan.
Bekerja menjadi guru privat tentu tak bisa menjadi sandaran ekonomi yang mapan untuk Denny dan keluarga.
Denny pun bekerja sampingan sebagai penjual makanan combro.

Denny rela melakukan pekerjaan itu asalkan ia bisa menghidupi keluarganya.
Saat itu memang masa yang sulit untuk Denny dan keluarga.
Kesulitan itu semakin diperparah karena Denny masih tinggal di rumah kontrakan.
Setiap berganti tahun, Denny akan berkeliling bersama ibunya untuk mencari kontrakan baru.
Namun ternyata Tuhan menunjukkan jalan lewat bakat yang memang dipendam Denny sejak kecil.
Dunia entertain memang telah menjadi jiwanya.
Hingga pada tahun 1997, dia memutuskan membentuk grup lawak bernama Cagur.
Bersama grup inilah Denny melakukan gerilya dengan mengikuti lomba-lomba lenong, lawak, lomba humu, dan lain-lain.
Usaha yang dilakukan oleh Denny itu pun lama-kelamaan mulai menunjukkan hasil.
Gagur mulai dikenal dan mendapat tempat di hati masyarakat.

Hingga pada tahun 2011, grup lawak ini punya acara
televisi sendiri, yang diberi nama Cating (Canda Itu Penting).
Setelahnya, nama grup ini semakin dikenal di mana-mana.
Sejak itulah, Denny mulai menuai keberhasilan.
Namanya makin dikenal dan kepiawaiannya membuat tawa penonton makin diakui.
Ia pun tak hanya menjadi pelawak saja, namun juga seorang presenter yang banyak mendapatkan job.
Usaha yang ia lakukan tak mengkhianatinya.
Denny akhirnya meraih kesuksesan dan berhasil menaikkan taraf hidup dirinya beserta keluarga. (*)
Sumber:tribunnews.com
thumbnail

On December 26, 2016 with No comments


Kesederhanaan yang ditunjukkan oleh seorang publik figure sering kali menuai banyak pujian dari netizen.
Hal itu pulalah yang ditunjukkan oleh artis cantik satu ini.
Foto yang ia unggah di Instagram pada momen hari ibu kemarin menuai banyak pujian dari netizen.
Dalam foto tersebut, ia tampak sedang berada di sebuah pasar tradisional.
Ia menggunakan kebaya warna putih dan terlihat anggun dengan rambut yang digelung.
Dengan menggunakan kain, seorang anak tampak tertidur lelap dalam gendongannya.
Berikut adalah yang ia tuliskan di Instagram :
Foto ini Seperti adegan sinetron, ibu2 belanja di pasar dan anaknya ketiduran.
Tapi yg ini kenyataannya indah…
Karena pasar ubud sangat romantis ditambah hujan.
Dan harum nya dupa
Foto itu pun langsung menuai pujian dari netizen.
“My favorite woman, selamat hari ibu.”
“Indonesia bnget.”
“Selamat Hari Ibu mbak…Luar biasa dirimu mbak…Salutttt.”
“Menjelma jd gadis bali yg sgt ayu dan keibuan.”
“Selalu sukaaaa sm kebersahajaannya.. hepi terus ya mbak.”
Wanita dalam foto tersebut adalah artis dan model cantik Happy Salma.
Kesederhaan yang terlihat dalam foto itu menuai pujian lantaran Happy sebenarnya punya status yang dipandang cukup tinggi karena merupakan istri dari keturunan kerajaan.
Happy Salma menikah dengan seorang pria bernama Tjokorda Bagus Dwi Santana Kerthyasa.
Pria yang dinikahi Happy Salma tersebut merupakan keturunan Bali – Australia.
Ia adalah pria yang menyandangan status pangeran dan merupakan keturunan keluarga kerajaan Ubud Bali.
Happy bertemu dangan Bagus pada even kompetisi berselancar melalui teman mean mereka, Audy Item.
Happy dan Bagus kemudian mulai menjalin kedekatan hingga akhirnya menikah 6 tahun lalu.
Keduanya menikah pada bulan Oktober 2010 di Puri Sareh, Gianyar, Bali.
Untuk menghormati pernikahan keduanya, Happy pun mendapat nama baru yaitu Jero Happy Salma Wanasari.
Selauin sebagai keturunan kerajaan, suami Happy juga merupakan seorang fotografer dan model di asal Pulau Dewata.
Ayahnya adalah Tjokorda Kertayasa yang merupakan anggota DPRD Bali dari partai Golkar.
Sedangkan sang ibu, Jero Asri Kertayasa berasal dari Australia.
Pasangan ini telah dikaruniai seorang putri yang lahir pada 2 April 2015 lalu. (*)
Sumber:tribunnews.com
thumbnail

On December 13, 2016 with No comments



Ada seorang teman baik menuturkan kisahnya. Dia bernama Rudi. Sore itu ia menemani istri dan seorang putrinya berbelanja kebutuhan rumah tangga bulanan di sebuah toko swalayan. Usai membayar, tangan-tangan mereka sarat dengan tas plastik belanjaan.

Baru saja mereka keluar dari toko swalayan, istri Rudi dihampiri seorang wanita pengemis yang sementara itu bersama-sama seorang putri kecilnya. Wanita pengemis itu berkata pada istri Rudi, ”Beri kami sedekah, Bu! ” Istri Rudi kemudian membuka dompetnya selanjutnya ia menyodorkan selembar uang kertas berjumlah 1000 rupiah.Wanita pengemis itu lantas menerimanya. Ketika tahu jumlahnya tak memenuhi keperluan, ia lantas menguncupkan jari-jarinya menghadap ke mulutnya. Lalu pengemis itu memegang kepala anaknya serta sekali lagi ia mengarahkan jari-jari yang terkuncup itu ke mulutnya, seakan ia menginginkan berkata, ”Aku serta anakku ini telah berhari-hari tak makan, tolong berikan kami penambahan sedekah untuk dapat beli makanan! ”

Merasakan isyarat pengemis wanita itu, istri Rudi juga membalas isyarat dengan gerak tangannya seakan berkata, ”Tidak... tak, saya akan tidak memberikan sedekah untukmu! ” Ironisnya walau tak memberikan sedekahnya, istri serta putrinya Rudi jadi menuju ke satu gerobak gorengan untuk beli camilan.

Pada saat yang sama Rudi jalan ke arah ATM center manfaat mengecheck saldo rekeningnya. Waktu itu memanglah tanggal gajian, karena itu Rudi menginginkan mengecheck saldo rekening dia. Di depan ATM, Ia masukan kartu kedalam mesin. Ia tekan segera tombol INFORMASI SALDO. Tidak lama kemudian nampak sebagian digit angka yang bikin Rudi menyunggingkan senyum kecil dari mulutnya. Ya, duit gajiannya telah masuk kedalam rekening.

Rudi menarik beberapa duit dalam bilangan jutaan rupiah dari ATM. Pecahan beberapa ratus ribu berwarna merah saat ini telah menyesaki dompetnya. Lantas ada satu lembar duit berwarna merah juga, tetapi kesempatan ini bernilai 10 ribu yang ia tarik dari dompet. Duit itu lalu ia lipat kecil untuk sharing dengan wanita pengemis yang tadi memohon penambahan sedekah.

Waktu sang wanita pengemis lihat nilai duit yang di terima, begitu girangnya dia. Ia juga berucap sukur pada Allah serta berterima kasih pada Rudi dengan kalimat-kalimat penuh kesungguhan :

 ”Alhamdulillah... Alhamdulillah... Alhamdulillah... Terima kasih, Pak! Mudah-mudahan Allah memberi rejeki berlipat untuk ayah serta keluarga. Mudah-mudahan Allah berikan kebahagiaan lahir serta batin untuk ayah serta keluarga. Diberikan karunia keluarga sakinah, mawaddah wa rahmah. Rumah tangga serasi serta anak-anak yang shaleh serta shalehah. Mudah-mudahan ayah serta keluarga juga di beri kedudukan yang terhormat nantinya kelak di surga...! ”

Rudi tak menganggap ia bakal mendengar tanggapan yang demikian mengharukan. Rudi menduga kalau pengemis tadi cuma bakal berucap terima kasih saja. Tetapi, apa yang disampaikan oleh wanita pengemis tadi sungguh bikin Rudi terpukau serta membisu. Terlebih ketika sekali lagi ia dengar wanita itu berkata pada putri kecilnya, ”Dik, Alhamdulillah pada akhirnya kita dapat makan juga....! ” Deggg...!!! Hati Rudi tergedor begitu kencang. Rupanya wanita tadi sungguh mengharapkan penambahan sedekah supaya ia serta putrinya dapat makan.

Sejurus lalu mata Rudi membuntuti kepergian mereka berdua yang lari menyeberang jalan, lantas masuk ke satu warung tegal untuk makan disana. Rudi masihlah terdiam serta terpana ditempat itu. Sampai istri serta putrinya kembali pada serta keduanya menyapanya. Mata Rudi saat ini mulai berkaca-kaca serta istrinya juga tahu itu. ”Ada apa Pak? ” Istrinya ajukan pertanyaan.

Dengan nada yang agak berat serta terbata Rudi menerangkan : ”Aku barusan memberikan sedekah pada wanita tadi sejumlah 10 ribu rupiah! ” Awalannya istri Rudi nyaris tak sepakat ketika Rudi menyampaikan kalau ia berikan penambahan sedekah pada wanita pengemis. Tetapi Rudi lalu meneruskan kalimatnya :

”Bu..., saya berikan sedekah padanya cuma segitu. Waktu menerimanya, ia berucap hamdalah berulang-kali seraya bersukur pada Allah. Tak itu saja, ia mendoakan saya, mendoakan dirimu, anak-anak serta keluarga kita. Panjaaaang sekali ia berdoa! Dia cuma terima karunia dari Allah Swt sebesar 10 ribu saja telah sedemikian hebatnya bersukur. Walau sebenarnya saya terlebih dulu lihat di ATM waktu saya mengecheck saldo serta nyatanya disana ada jumlah yang mungkin saja beberapa ratus bahkan juga beberapa ribu kali lipat dari 10 ribu rupiah. Waktu lihat saldo itu, saya cuma mengangguk-angguk serta tersenyum. Saya terlupa bersukur, serta saya lupa berucap hamdalah. Bu..., saya malu pada Allah! Dia terima cuma 10 ribu demikian bersyukurnya dia pada Allah serta berterimakasih kepadaku. Bila memanglah sekian, siapakah yang layak masuk kedalam surga Allah, apakah dia yang terima 10 ribu dengan sukur yang mengagumkan, atau mungkin saya yang terima jumlah semakin banyak dari itu tetapi sedikitpun saya tidak berucap hamdalah. ” Rudi mengakhiri kalimatnya dengan nada yang terbata-bata serta sebagian bulir air mata yang menetes.

Istrinya juga jadi lemas sesudah mengerti begitu sampai kini kurang bersukur sebagai hamba. Ya Allah, ampunilah kami beberapa hamba-Mu yang sering lupa atas semua nikmat-Mu.



sumber : mutiarakisah1.blogspot.com
thumbnail

On August 28, 2016 with No comments



Saat ini image polisi di masyarakat memang berangsur menjadi tak dihargai. Hal itu dikarenakan ada sebagian oknum yang melakukan perbuatan tidak terpuji, sehingga mencoreng nama baik kepolisian pada umumnya. Namun tak semua anggota kepolisian, itu seperti apa yang dibayangkan masyarakat selama ini. Terutama yang paling mengesalkan adalah polisi satuan lalu lintas.

Saat ini banyak anggota kepolisian yang mewujudkan kembali image positif yang melekat pada anggota penegak hukum ini. Berbagai kegiatan digencar polisi untuk memperbaiki diri dan sosialisasi ke masyarakat tentang fungsi dan peran yang sebenarnya. Namun memang itu belum cukup dan mampu memberi pemahaman kepada warga masyarakat secara komprehensif, karena polisi mempunyai banyak pengalaman dan asam garamnya dalam dinamika organisasi yang telah dijalaninya. Polisi sebagai sebuah Instansi Pemerintah memang mempunyai peran yang penting dan menjadi ikon dalam eksistensi sebuah Negara.

Dari beragam pandangan tersebut, tentu polisi dilihat secara subyektif, siapa dan dari mana mereka menilai sosok polisi. Secara profesionalitas sebagaimana tugas pokok fungsi dan peran keberadaan polisi harus dapat memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan masyarakat serta tindakan penegakkan hukum. Secara ungkapan memang hanya empat poin sebagai kata kunci yakni perlindungan, pengayoman, pelayanan dan penegakkan hukum. Esensi dari empat kata kunci tersebut bukan semudah membalikan tangan, karena mempunyai artikulasi yang sangat dalam dan memerlukan pemahaman secara struktural, kultural dan kekinian.

Bersumber dari akun facebook Khoirul Amin Polda Jatim, Kapolres Trenggalek, AKBP I Made Agus Prasatya, S.I.K, M.Hum memaknai figur Polisi adalah profesi yang mulia, karena profesi ini memiliki fungsi dan tugas pokok yang memuliakan masyarakat. Kemuliaannya tercermin dari fungsi dan tugas pokoknya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, yang diposisikan sebagai representasi Negara yang setiap saat harus hadir di tengah-tengah masyarakat.



Berangkat dari hal itulah, sejak dirinya menjabat sebagai Kapolres Trenggalek pada pertengahan tahun lalu, Made Agus menciptakan sebuah terobosan kreatif dengan digelorakannya sebuah program unggulan yang disebut "Police Humanity Care". Program yang populer dengan sebutan PHC ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa empati anggota Polres Trenggalek. Selain itu kepekaan dan kepedulian segenap anggota Polres Trenggalek tersebut difokuskan terhadap sesamanya yang mungkin mendapatkan nasib yang kurang beruntung baik dari sisi hidup yang berorientasi tentang fisik seseorang dan kehidupan yang dimaknai dengan kesejahteraan, pola pikir, ekonomi, sosial dan bagaimana mereka survive menghidupi diri sendiri maupun keluarganya.





"Sebagai pengayom, Polri harus mampu tampil jadi pembimbing, rujukan tempat pengaduan seputar masalah-masalah sosial kemasyarakatan. Sebagai pelindung, Polri harus mampu menjamin keselamatan kepentingan, nyawa, harta, dan benda masyarakat. Sebagai pelayan, Polri harus memberikan pelayanan optimal terhadap seluruh kebutuhan layanan masyarakat yang bersangkutan dan berhubungan dengan tugas-tugas kepolisian," terang Made Agus.



Menurut Kapolres lulusan Akpol 1998 itu, esensi program PHC adalah Polri dituntut selalu ada untuk masyarakat dalam kondisi apapun, karena falsafah dari Undang-Undang Kepolisian RI pada hakikatnya tidak hanya public safety tapi juga problem solving. Program prioritas Kapolri “Promoter” khususnya program 8, yakni membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap kamtibmas dimana salah satu poinnya adalah membangun daya cegah dan daya tangkal terhadap kejahatan, terorisme, narkoba, separatisme, dan ideologi anti Pancasila. Daya cegah dan daya tangkal dapat terwujud optimal ketika kesejahteraan masyarakat tercukupi dengan baik sehingga tidak mudah terhasut untuk melakukan kejahatan maupun radikalisme. Di Kabupaten Trenggalek angka kemiskinan masih terbilang cukup tinggi.



Tingkat kesejahteraan yang rendah akan berbanding lurus dengan meningkatnya angka kejahatan. Disisi yang lain, lapangan pekerjaan sangat sulit didapatkan.



"Setiap ada permasalahan masyarakat, baik individu maupun kelompok, Polri haruslah mampu membantu dan memberikan solusi kongkrit," jelas Made Agus.

Bila memang pemikiran anggota polisi seperti itu mungkin Indonesia akan lebih baik lagi dan diiringi oleh masyarakat yang taat hukum. Bila dari pemikiran Kapolres Made, benar-benar terealisasi, maka bukan tidak mungkin bangsa ini akan menjadi bangsa yang lebih kuat karena masyarakat dan aparat bersatu dalam menegakkan aturan-aturan yang telah ditetapkan dan dibuat. (wajibbaca.com)